Sabtu, 23 Juli 2016

Tempurung yang Unik dari Kura-Kura


Kura-kura sudah hidup di bumi sejak ratusan tahun yang lalu. Hewan ini memiliki karakteristik yang mencolok dari tempurungnya yang membuat orang-orang sangat terpukau. Tempurungnya itu tumbuh di punggungnya yang sangat berbeda dari hewan-hewan lainnya. Banyak orang mempertanyakan mengenai hewan ini karena evolusi dengan sumsum tulang punggungnya yang bentuknya menjadi sangat aneh.

Tempurung kura-kura berbeda dengan hewan yang bertempurung lainnya seperti cangkang, batok, ataupun yang lainnya. Hewan reptil ini tidak akan bisa keluar dari tempurungnya yang menjadikannya sangat menarik bagi kita.

Namun, banyak orang yang mengira bahwa tempurung kura-kura berisi daging dan lemak yang membuatnya lamban untuk bergerak. Sebenarnya organ-organ yang ada di dalam rongga tersebut tersusun sangat rapi sekali. Lihat gambar di bawah ini.

Bagian dari organ-organ dalam rongga kura-kura. Sumber: images.viralnova.com

Saat kura-kura menekuk ekor dan kepalanya ke dalam tempurungnya. Sumber: images.viralona.com

Tempurung kura-kura terdiri dari dua bagian yang kompleks. Bagian atasnya disebut dengan Karapas dan bagian bawahnya(ventral, perut) disebut palastrol. Karapos dan Palastrol terhubung pada sisi kura-kura oleh struktur tulang yang disebut bridges. Kemudian setiap bagiannya ini tersusun atas dua lapisan. Lapisan luarnya pada umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras serta bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang rapat seperti tempurung.

Tempurung kura-kura terdiri atas 50 tulang dengan tulang rusuk, tulang bahu, dan tulang belakang menyatu secara bersama-sama membentuk tempurung eksternal. Tempurungnya ini sangat keras karena tersusun atas protein berserat yang disebut keratin. Kura-kura berjalan dengn lambat dan tidak efisian disebabkan karena kakinya yang pendek bukan karena tempurungnya.

Menurut penelitian, tempurung kura-kura ini memiliki fungsi sebagai pertahan diri baginya. Predator dengan gigi dan taring tidak akan menyulitkan dalam menggigit tempurungnya. Namun telah ditemukan juga di Afrika kura-kura dengan tempurung yang lembek yang seringkali ia bersembunyi dari hindaran predator.

Dalam golongan keluarga kura-kura, termasuk ke dalam tiga kelompok dalam bangsa ini, yakni kura-kura, penyu, dan labi-labi. Berdasarkan cara hidupnya, kura-kura ada yang hidup di air tawar dan juga hidup di darat.

Kura-kura memiliki tempurung yang lebih kuat dibandingkan dengan dua saudara lainnya penyu dan labi-labi yang hidup di air tawar. Tempurung yang ringan membuatnya mudah bergerak dan fleksibel ketika berenang di dalam air.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar