sumber gambar: cosmopolitan.com
Rambut yang tumbuh dibagian kepala memiliki keunikan tersendiri dibandingan dengan yang tumbuh di bagian tubuh yang lainnya. Rambut akan tumbuh dengan ukuran panjang tertentu. Apabila kita mencukurnya dengan tidak mencabutnya, maka rambut itu akan terus tumbuh memanjang seperti sebelumnya. Ukuran panjangnya tertentu diperkirakan disebabkan oleh gen masing-masing individu.
Rambut yang tumbuh di bagian kepala berbeda dengan yang tumbuh di bagian tubuh lainnya. Rambut di kepala akan tumbuh dengan ukuran lebih panjang. Kenapa ya demikian ? berikut sedikit penjalasannya.
Rambut dan bulu hidup melalui siklus tertentu. Fase pertama disebut fase anagen. Pada fase ini akar protein dalam folikel rambut mulai mengumpulkan sel-sel membentuk bentuk seperti tali sebagai mana bentuk rambut. Darah di kulit kepala kemudian memasok kebutuhan folikel yang memungkinnya terbelah menjadi lebih banyak sel.
Selama fase anagen berlangsung, rambut akan terus memanjang pada kecepatan setengah inci setiap bulannya. Lain halnya jika kita memotong atau mencabutnya.
Namun fase anagen tidak akan berlangsung selamanya walaupun dengan perawatan produk mahal sekalipun. Fase ini akan berlangsung hanya dalam beberapa tahun saja dan akhirnya berhenti. Para Ilmuwan berpendapat bahwa pertumbuhan panjang rambut ini bervariasi setiap orangnya karena faktor genetik yang berpengaruh.
"Panjang rambut terutama ditentukan oleh fase anagen" kata Shari Lipner, seorang dokter kulit di klinik Weill Cornell dan rumah sakit Presbyterian, New York, Amerika Serikat. "semakin lama fase anagen, semakin panjang rambut akan tumbuh" tuturnya.
Lama dari fase ini berlangsung selama dua sampai enam tahun. Maka dari itu tidak mengherankan jika dalam waktu tertentu panjang rambut setiap orang berbeda. Sehelai rambut yang tumbuh selama dua tahun akan memiliki panjang sekitar 30 cm. Jika tumbuh selama 6 tahun maka 3 kali lipat panjangnya.
Rambut yang tumbuh di tubuh atau yang disebut dengan rambut androgenik memiliki fase anagen yang lebih pendek. Biasanya hanya berlangsung mingguan pada rambut ini.
Setelah fase anagen selesai, tubuh akan mengirimkan sinyal ke folikel rambut bahwa untaian sel-sel yang dikerjakan telah selesai. Folikel secara perlahan akan melemah dan berhenti memberi pasokan terhadap sel-sel rambut baru. Fase ini disebut fase catagen dimana rambut akan sedikit di dorong ke atas sehingga rambut akan terlihat lebih panjang, namun tidak rambut tesebut tidak benar-benar tumbuh.
Begitu fase catagen selesai, folikel-folikul rambut akan mulai memperbaharui diri yang disebut dengan fase telogen atau fase istirahat. Pada fase inliah folikel-folikel rambut akan berhenti bekerja dalam beberapa minggu atau bulan. Akibatnya rambut akan terdorong keluar atau rontok dan akan memulai fase anagen kembali.
Tidak peduli dengan usia kita saat ini, kehilangan rambut 100 helai setiap harinya merupakan hal yang normal. Pada usia yang cukup tua, folikel rambut akan tetap bekerja, tapi hanya beberapa folikel saja yang bekerja sehingga menghasilkan rambut yang tipis.
Jadi ketika memangkas rambut, rambut akan tetap tumbuh maksimum seperti semula. Hal ini karena folikel rambut setiap orangnya hanya mampu menumbuhkan rambut dengan panjang tertentu. Penggunaan shampoo akan membuat rambut terlihat mengkilap dan mungkin akan terlihat lebih panjang. Namun hal ini tidak akan menipu gen setiap orangnya, karena setiap orang memiliki karakteristik gen masing-masing.
sumber: washingtonpost.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar