Kita sering melihat pada smartphone seperti GSM, GPRS, EDGE, HSDPA, HSPA+, serta 4G LTE. Istilah-istiah tersebut yang kita lihat merupakan suatu bandwith koneksi internet untuk mengakses internet yang dipakai oleh operator telekomunikasi (wireless). Namun sebagian dari kita mungkin tidak tahu mengenai istilah-istilah itu. Apa yang membedakan dari masing konektifitas itu ?.
Berikut saya berikan beberapa perbedaan dari jenis-jenis bandwith koneksi internet itu yang mungkin bisa membantu para pembaca semua.
GSM (Global System for Mobile Comunication) atau 2G
GSM atau 2G mendukung panggilan suara dan SMS dengan kecepatan 9.16 kbps. Jenis koneksi internet ini mengijinkan operator jaringan untuk melakukan jasa roaming yang demikian bisa digunakan untuk melakukan panggilan telepon seluruh dunia. Sampai saat ini, hampir seluruh dunia menggunakan koneksi internet GSM.
GPRS (General Packet Radio Service) atau 2.5G
GPRS dapat digunakan untuk transfer data dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS), Wireless Application Protocol (WAP), dan World Wide Web (WWW). Kecepatan transfer data GPRS lebih cepat dibandingkan dengan GSM yang mencapai kecepatan 115 kbps.
EDGE (Enhanced Data GSM Evolution) atau 2.75G
EDGE dan GSM keduanya merupakan teknologi 2G. Namun, EDGE memilii kecepatan akses data lebih cepat dibandingkan GSM hingga mencapai kecepatan 384 kbps. Kecepatan ini tiga kali lebih besari dibandingjkan GSM. Simbol sinyal EDGE terlihat di bagian atas layar smartphone yang bertuliskan huruf E. Dengan koneksi ini, kecepatan akses data tidak akan mencapai lebih dari 384 kbps namun diharapkan memiliki konsistensi dengan kecepatan ini yang bergantung pada pemakaian yang lainnya.
3G
Teknologi third Generatian (3G) memungkinkan dapat melakukan panggilan video serta streaming video dengan kecepatan yang lebih besar lagi. 3G bisa memberikan kecepatan akses internet 128 kbps jika dalam keadaan bergerak cepat seperti menggunakan kendaraan bermotor, 384 jika bergerak dalam keagaan biasa, minimal 2 mbps untuk keadaan statik atau stasioner. Teknologi 3G sering disebut sebagai mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem yang bisa dibawa kemana-mana. Teknologi 3G tidak memiliki frekuensi radia seperti teknologi 2G operator selular maka wajib membangun jaringan yang sama sekali baru serta lisensi frekuensi yang juga baru. Hal ini tentunya bisa dilihat di layar smartphone anda yang berada disamping bar sinyal.
HSDPA (High-Speed Down-Link Packet Access) atau 3.5G
Teknologi ini dapat mengalami perkembangan dengan perbaikan proses downlink atau penurunan data dari server ke perangkat (unduh/download) mencapai kecepatan 14.4 mbps. Sedangan dalam proses uplink mencapai kecepatan 384 kbps. Dengan kecepatan transfer data seperti itu kita dapat melakukan unduh lampiran e-mail, presentasi dalam bentuk power point, ataupun membuka halaman web. Sebagai gambaran, teknologi HSDPA dengan kecepatan 3.6 mbps dapat mengunduh data musik yang berukuran 3 Mb dalam waktu 8.3 detik dan data video yang berukuran 5 Mb dalam waktu 13.9 detik. Dalam layar smartphone anda akan terlihat huruf H yang menandakan terdapat teknologi jenis HSDPA.
HSUPA (High-Speed Up-Link Packet Access)
HSUPA merupakan teknologi 3G yang berkembang untuk perbaikkan proses uplink atau penaikan data dari perangkat ke server (upload) yang mencapai kecepatan maksimal 5.76 mbps. Dengan kecepatan ini, kita bisa mengupload gambar, musik, video, ataupun file-file lainnya ke dalam blog pribadi situs seperti YouTube hanya dalam waktu beberapa detik saja. Jikalau terjadi kegagalan dalam uploading data, HSUPA akan melakukan pengiriman ulang. Kecepatan pengiriman data sesuai dengan kondisi jaringan HSUPA dan keadaan gangguan pada transmisi.
HSPA+ (High Speed Packet Access +) atau 4G
HSPA+ merupakan evolusi dari HSPA (HSDPA dan HSUPA) dan memberikan kecepatan akses internet mencapai 168 mbps untuk download dan mencapai 22 mbps untuk upload.
4G LTE (Long Time Evolution)
Teknologi 4G LTE memiliki kecepatan akses internet 300 mbps untuk download dan 75 mbps untuk upload. Dengan kecepatan seperti ini dapat mendukung HD streaming video. Selain itu kita juga dapat melakukan uploading dan downloading dengan cepat.
Itulah perbedaan dari beberapa bandwith koneksi internet yang mudah-mudahan bermanfaat bagi pembaca semua. Terima kasih
Penulis: Cecep Suparman
Sumber: wikipedia

Tidak ada komentar:
Posting Komentar